WARKOP CARITA SINJAI

Tak Sekedar Menikmati Kopi

Gula adalah komponen penting dalam membuat makanan dan minuman, karena bisa memberikan rasa manis. Namun, belakangan ini, penggunaan gula merah (brown sugar) kian diminati pada minuman kekinian. Jadi, sebaiknya menggunakan gula pasir atau gula merah?

Apa saja perbedaan dari kedua jenis gula tersebut? Serta, mana yang lebih menyehatkan untuk tubuh? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Perbedaan gula pasir dan gula merah

Gula pasir dan gula merah adalah sama-sama pemanis alami yang berasal dari tumbuhan. Gula pasir berasal dari tebu, sedangkan gula merah dari tanaman bit.

Meski, kebanyakan gula merah saat ini juga merupakan campuran gula putih yang diberi molase (sirop turunan gula). Molase inilah yang membuat warna gula merah lebih gelap jika dibandingkan dengan gula pasir.

Kandungan gula pasir dan gula merah

Gula pasir dan gula merah memiliki kandungan yang sama, tapi kadarnya berbeda. Dilansir dari Healthline, gula merah dianggap lebih unggul karena lebih banyak mengandung kalsium, zat besi, dan kalium.

Meski begitu, jumlahnya tidak terlalu signifikan. Sehingga, gula merah tidak bisa dijadikan sumber utama vitamin dan mineral.

Bicara soal kalori, gula merah mempunyai kadar yang lebih sedikit dari gula pasir, walaupun bedanya tak terlalu jauh. Satu sendok teh atau empat gram gula merah mengandung 15 kalori. Sedangkan pada gula pasir dengan takaran yang sama, memiliki 16,3 kalori.

Terlepas dari perbedaan kecil tersebut, baik gula pasir atau gula merah cenderung mirip jika dilihat berdasarkan nutrisinya. Perbedaan utama di antara keduanya hanyalah warna dan rasanya.

Proses pembuatan gula pasir dan gula merah

Baik gula pasir maupun gula merah diproduksi dari tanaman tebu dan bit yang biasanya tumbuh di daerah beriklim tropis. Kedua tanaman itu menjalani proses yang sama untuk menghasilkan gula. Namun, cara yang digunakan untuk mengolahnya menjadi gula relatif berbeda.

Cairan atau sari dari kedua tanaman itu diekstraksi, dimurnikan, lalu dipanaskan hingga membentuk sirop pekat berwarna cokelat yang disebut dengan molase. Pada gula pasir, molase terus diolah dan dihilangkan hingga membentuk kristal.

Sedangkan untuk gula merah, molase dicampur kembali ke gula putih hingga berwarna kecokelatan (tetap berbentuk kristal).

Pada gula merah berbentuk utuh, pengolahannya tidak dimurnikan sejak proses awal, sehingga molasenya tetap menempel dan warnanya tidak mengalami perubahan alias tetap cokelat alami.

Mana yang lebih sehat?

Gula tetaplah gula, artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara keduanya jika dilihat dari kandungannya. Hanya saja, gula merah mungkin sedikit lebih unggul dalam kadar tiga mineral seperti yang telah disebutkan. Ini tak lepas dari molase yang terkandung di dalamnya.

Meski gula merah memiliki kadar mineral lebih banyak, jumlahnya masih kurang dari cukup untuk memberikan efek menyehatkan bagi tubuh. Ya, bisa dibilang, hampir tidak ada manfaat kesehatan apapun yang dapat diambil dari gula merah.

Jadi, memilih gula pasir atau gula merah adalah urusan selera, bukan tentang efek positifnya bagi kesehatan tubuh. Justru, jika dikonsumsi secara berlebih, baik gula pasir atau gula merah sama-sama bisa menyebabkan diabetes dan penyakit jantung.

Dengan alasan tersebut, sangat penting untuk membatasi asupan gula per harinya. Menurut American Heart Association, seorang pria sebaiknya tidak mengonsumsi gula lebih dari sembilan sendok teh (36 gram atau sekitar 150 kalori) per hari.

Sedangkan untuk wanita, jumlah yang disarankan adalah di bawah enam sendok teh (25 gram atau sekitar 100 kalori) per hari. Pertimbangkan setiap kali minum minuman kemasan. Satu kaleng soda misalnya, mengandung delapan sendok teh (32 gram) gula tambahan.

Baca juga: Diabetes: Yuk, Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

Penggunaan gula dalam hidangan

Penggunaan gula pasir atau gula merah sangat bergantung pada hidangan masing-masing. Mengganti gula putih dengan gula merah dalam resep makanan akan memengaruhi warna dan rasanya. Makanan atau minuman yang diberi gula merah akan berwarna kecokelatan seperti karamel.

Sebaliknya, menggunakan gula pasir pada makanan atau minuman biasanya tak terlalu memberikan pengaruh pada warna hidangan itu sendiri. Untuk rasa, gula merah lebih manis jika dibandingkan dengan gula pasir.

Nah, itulah perbedaan antara gula pasir dan gula merah yang perlu kamu tahu. Baik gula pasir atau gula merah sama-sama memiliki rasa yang khas, sehingga penggunaannya disesuaikan dengan makanan atau minuman. Namun, tetap batasi konsumsinya agar tak terkena diabetes, ya!

Jangan ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya di Good Doctor. Akses layanannya 24/7 melalui aplikasi Grab Health sekarang juga. Kini, semua informasi kesehatan ada di genggamanmu!

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DI : GOOD DOCTOR