WARKOP CARITA SINJAI

Tak Sekedar Menikmati Kopi

Salah satu kelompok mahasiswa yang melaksanakan kegiatan di akhir pekan adalah peserta KKN UINAM di Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan. (foto: Panpel)

Sinjai.Info, Sinjai Utara, — Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMARA) STISIPM Sinjai akan melaksanakan Latihan Kader Kehimaraan dan Tehnical Meeting via zoom.

Latihan kader dilaksanakan dua gelombang. Gelombang I akan dilaksanakan 18-21 Oktober 2020. Gelombang II pada 22-25 Oktober 2020. Semua kegiatan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi).

Fildayanti Arifin selaku Ketua Umum HIMARA STISIPM Sinjai mengatakan, pandemi bukanlah sebuah halangan dalam menjalankan kegiatan latihan kader kehimaraan (LKK),

Ia berharap tujuan kegiatan tersebut dapat tercapai sesuai tema yang diangkat, yaitu membentuk kader yang kreatif, inovatif, dan berjiwa sosial untuk generasi Himara yang berkelanjutan.

Sementara itu di Jalan Emmy Saelan, Kecamatan Sinjai Utara, juga berlangsung latihan kader yang diadakan HIPPMAS Komisariat Politani, Pangkep.

Acara ini menghadirkan Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Sinjai yang juga Direktur Sinjai Info, Zainal Abidin Ridwan sebagai pemateri. Para peserta mendapatkan materi Teknik Penyusunan Proposal.

KKN-DK UINAM Siap Mengabdi di Desa Talle

Peserta KKN-DK Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Desa Talle telah melakukan rapat bersama dengan kepala sekolah selama dua hari, 16-17 Oktober 2020.

Hasil dari rapat tersebut antara lain kesiapan peserta KKN mendampingi para pelajar, saat belajar daring maupun luring. Hal ini dijelaskan Rahmat, yang juga Ketua Kelompok KKN-DK wilayah Desa Talle.

“Tentu saja harapan saya sebagai ketua kelompok, agar program ini terus jalan, karena tujuan utama program ini adalah untuk sebagai pendampingan siswa dalam belajar online untuk mengurangi beban orang tua siswa dalam mendampingi anaknya selama sekolah online,” terangnya.

Tawaran mahasiswa melalui program “Gerakan Tanggap Sekolah Online” ini disambut baik Kepala SDN 110 Jekka, Kecamatan Sinjai Selatan, Nurbaya. Ia mengaku, guru-guru selama melakukan dua cara, yakni daring dan luring.

(satri/ZAR)

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DI: MELALUI KANTOR BERITA SINJAI INFO