WARKOP CARITA SINJAI

Tak Sekedar Menikmati Kopi

MAKASSAR, BB — Aksi Unjuk rasa Tolak Umnibus Law yang berujung anarkis mengakibatkan tiga orang personel kepolisian terluka, mereka petugas kepolisian menderita luka akibat terkena panah serta luka memar akibat diberondong batu.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Merdisyam kepada awak media membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, pihaknya setelah mendapat kabar itu langsung menjenguk ketiga personel yang menderita luka tersebut.

“Memang betul kejadian. Tiga anggota kami terluka saat situasi demo tolak Umnibus Law berujung anarkis. Ketiga anggota kami terkena panah dan batu,” kata Kapolda, Senin (12/10/2020)

Kapolda mengatakan, ketika situasi memanas petugas memukul mundur massa. Apalagi massa itu diduga bukan lagi dari massa buruh. Dan diduga kelompok Anarko melempari batu kepada petugas dan berbuat tindakan anarkis.

“Saat kejadian itu ada ratusan orang diamankan kemudian dilakukan rapid dan tes urin, yang hasilnya reaktif mereka di isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara, sementara yang lainnya diarahkan ke Binmas dan Intel untuk dilakukan pembinaan. Ada pula dipulangkan setelah diperiksa,” imbuhnya. (Yuniar SM)

BERITA INI TELAH TAYANG LEBIH AWAL DI : MEDIA DARING BERITA BERSATU